ISMAFARSI

Student Prescription #7: Vaksin-vaksin di Masyarakat

Cover SP7

Sebelum baca artikel ini, yuk baca Student Prescription #6

Vaksin merupakan produk biologis yang berasal dari virus, bakteri, atau kombinasi keduanya yang telah dilemahkan dan kemudian dimasukkan ke dalam tubuh manusia yang sehat. Vaksin berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah tubuh dari infeksi atau paparan penyakit. Sifat vaksin adalah sebagai pencegahan.

Selain vaksin Covid-19 yang sedang hangat diperbincangkan, sudah ada beberapa vaksin yang bermanfaat sebagai pencegahan dari suatu penyakit, seperti yang dikutip dari Bio Farma. Vaksin-vaksin tersebut telah beredar dan digunakan oleh masyarakat untuk pencegahan beberapa penyakit. Berikut beberapa vaksin beserta kegunannya yang beredar di masyarakat:

  1. Vaksin Polio

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap poliomyelitis. Vaksin Polio diberikan empat kali untuk usia 0, 2, 3, dan 4 bulan.

  1. Vaksin Campak

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit campak. Vaksin campak diberikan untuk anak usia 9 bulan.

  1. Vaksin Flubio

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus influenza. Vaksin flubio diberikan untuk usia di atas 12 tahun serta direkomendasikan pemberian satu tahun sekali.

  1. Vaksin Hepatitis B Rekombinan

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit hepatitis B. Vaksin hepatitis B diberikan untuk usia kurang dari 10 tahun sebanyak 0,5 ml, sedangkan untuk usia lebih dari 10 tahun sebanyak 1 ml. Jadwal pemberian vaksin ialah 0-1-6 bulan atau 0-1-2 bulan.

  1. Vaksin Pentabio

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit difteri, tetanus, pertusis (batuk rejan), hepatitis B, dan infeksi haemophilus influenza tipe B, yaitu kuman penyebab utama pneumonia (radang paru-paru) dan meningitis (radang selaput otak) pada anak berusia kurang dari 5 tahun.

  1. Vaksin BCG

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit tuberkulosis. Vaksin BCG diberikan satu kali untuk usia 0 sampai 2 bulan.

  1. Vaksin Jerap Td

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit tetanus dan difteri. Vaksin Jerap Td diberikan satu kali sebagai booster atau lanjutan untuk usia di atas 7 tahun.

  1. Vaksin Jerap DT

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit difteri dan tetanus. Vaksin Jerap DT diberikan untuk usia kurang dari 7 tahun.

  1. Vaksin TT

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit tetanus dan neonatal tetanus, yaitu tetanus pada bayi yang baru lahir. Vaksin TT diberikan untuk wanita usia subur, wanita hamil, dan dewasa.

  1. Vaksin DTP

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit difteri, tetanus, dan pertusis (batuk rejan). Vaksin DTP diberikan tiga kali untuk usia 2, 3, dan 4 bulan.

  1. Vaksin DTP-HB

Vaksin ini berguna sebagai pencegahan terhadap penyakit difteri, tetanus, pertusis (batuk rejan), dan hepatitis B. Vaksin DTP-HB diberikan tiga kali untuk usia 2, 3, dan 4 bulan, namun didahului satu dosis vaksin hepatitis B pada saat lahir.

 

Daftar Pustaka

Badan PPSDM Kesehatan RI. (2017). Buku Ajar Imunisasi. Diakses dari http://bppsdmk. kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/10/03Buku-Ajar-Imunisasi-06-10-2015-small.pdf pada 12 April 2021.

Tim Liputan 6. (2016). Cermati Macam-Macam Vaksin dan Kegunannya. Diakses dari https://www.liputan6.com/health/read/2555015/Bio Farma/2016/:cermati-macam-macam-vaksin-dan-kegunaannya pada 12 April 2021.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *