ISMAFARSI

Guideline Patient Counseling Community

Cover Guideline PCC

Seorang farmasis yang baik adalah ia yang mampu memenuhi prinsip ten stars pharmacist dan rupanya hal tersebut diamini oleh berbagai pihak termasuk pemerintah dengan mengusahakan optimasi apoteker dalam melayani masyarakat. Salah satu bentuk pelayanan konkret tersebut adalah melalui pemberian konseling pasien yang tercakup dalam nilai care giver; bukan hanya care giver, nilai lainnya seperti communicator, long life learner, dan manager pun termasuk di dalamnya. Usaha pemerintah dan stakeholders kefarmasian dalam meningkatkan kompetensi farmasis khususnya dalam bidang pelayanan telah berlangsung cukup lama. Namun suatu sistem dan usaha yang digalakkan untuk tenaga professional tidak cukup efektif jika nilai-nilai pelayanan kefarmasian tidak ditanamkan sejak masa pendidikan. Mahasiswa sebagai kader profesi kesehatan adalah sasaran yang tepat untuk dilakukan pembiasaan dalam bidang pharmaceutical care. ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) mengusung sebuah pembentukan komunitas konseling pasien di setiap Fakultas Farmasi di Indonesia, khususnya yang menjadi anggota ISMAFARSI. Gagasan ini merupakan salah satu wujud nyata kontribusi perkumpulan mahasiswa farmasi nasional yang menyadari pentingnya peran apoteker dalam pelayanan kesehatan. Inisiasi pembentukan PCC (Patient Counseling Community) akan dilaksanakan oleh 8 wilayah anggota ISMAFARSI melalui workshop konseling pasien. Workshop dilanjutkan dengan deklarasi pembentukan PCC oleh tiap Lembaga Eksekutif Mahasiswa yang diundang untuk mengikuti workshop. Monitoring dan evaluasi akan dipimpin oleh bidang Research and Development ISMAFARSI sebagai usaha penerapan pelatihan konseling pasien yang berkelanjutan di setiap universitas. Target dari pelatihan ini adalah terbentuknya PCC di minimal 30 jurusan farmasi Indonesia selama periode 1,5 tahun dan grup PCC yang sudah terbentuk dapat menjalankan program kegiatan PCC secara berkala. Bidang Research and Development khususnya akan bekerja sama dengan jurusan farmasi yang telah memiliki PCC untuk memberikan bimbingan kepada jurusan di universitas lain yang belum merintis PCC; bimbingan tersebut dapat berupa pelatihan dasar dari mahasiswa ke mahasiswa. Dengan pembentukan Patient Counseling Community yang meluas diharapkan mahasiswa dapat termotivasi dan terbiasa dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu kelak ketika menginjak ranah profesi.

Berikut dokumen-dokumen penting yang harus diunduh untuk melaksanakan PCC ini

  1. Deklarasi Patient Counseling Community
  2. Dokumen Panduan Akademik PCC
  3. Guideline PCC Lengkap

Selamat membangun PCC, mari kita majukan profesi kita di pelayanan kefarmasian

Salam ISMAFARSI, salam Berjaya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *