ISMAFARSI

Pharspeak

ANALISIS KONSEKUENSI DITERAPKANNYA PASAL 462 RUU OMNIBUS LAW KESEHATAN TENTANG TINDAK PIDANA AKIBAT KELALAIAN TENAGA KESEHATAN

Rekryan Muhammad Syamil Al Baqir, Assyfa Atha, Widya Yustika Universitas Gadjah Mada BEM KMFA UGM rekryan.muhammad.syamil.al.baqir@mail.ugm.ac.id Ringkasan Eksekutif Pasal 462 RUU Omnibus Law kesehatan merupakan pasal karet karena adanya ambiguitas dalam kata-katanya. Pasal tersebut terlalu berfokus pada efek yang diterima pasien sehingga orientasi ke tenaga kesehatannya sendiri terlalu sedikit. Kata-kata “luka berat” dan “kelalaian berat” …

ANALISIS KONSEKUENSI DITERAPKANNYA PASAL 462 RUU OMNIBUS LAW KESEHATAN TENTANG TINDAK PIDANA AKIBAT KELALAIAN TENAGA KESEHATAN Selengkapnya »

DARI IDENTIFIKASI HINGGA TINDAKAN: KONTRIBUSI APOTEKER DALAM PENANGANAN GAGAL GINJAL AKUT PROGRESIF ATIPIKAL

Karya Terbaik Opini Pharspeak II Muhammad Firmansyah muhfirman19syah@gmail.com Universitas Bhakti Kencana Ginjal adalah organ vital yang berfungsi sebagai penyaring darah dan membuang sisa metabolisme tubuh melalui urin. Selain itu, ginjal juga berperan dalam mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh serta memproduksi hormon penting seperti eritropoietin, renin, dan vitamin D. Terletak di bagian kanan dan …

DARI IDENTIFIKASI HINGGA TINDAKAN: KONTRIBUSI APOTEKER DALAM PENANGANAN GAGAL GINJAL AKUT PROGRESIF ATIPIKAL Selengkapnya »

MENJAMIN KEAMANAN DAN KUALITAS OBAT YANG DIKONSUMSI MASYARAKAT

Karya Terbaik Opini Pharspeak I Delicia, Eowyn, dan Felincia Kusuma Wijaya  delicia10huang@gmail.com Universitas Indonesia Rancangan Undang-Undang (RUU) Praktik Apoteker atau RUU Kefarmasian merupakan sebuah naskah hukum yang diusulkan untuk membahas tentang regulasi praktik kefarmasian di Indonesia, termasuk praktik apoteker dan praktik kefarmasian lainnya. Dimulai dari aspek pendidikan terhadap apoteker yang memadai sehingga tenaga kefarmasian dapat …

MENJAMIN KEAMANAN DAN KUALITAS OBAT YANG DIKONSUMSI MASYARAKAT Selengkapnya »